DOS
menempati posisi sebagai operating system yang menggunakan CUI (Character User
Interface). Dalam hal ini DOS yang saat ini telah tergantikan /diperbarui
dengan adanya Microsoft Windows versi 9x, 2k, dan sebagainya yang berbasiskan
GUI (Grafical user Interface). Misalnya seperti sistem operasi Microsoft Window
3.1, Windows 95 atau 98 dsb. Karena berbasis text, DOS mempunyai keunggulan
yaitu hanya membutuhkan tempat penyimpanan dan memory komputer yang sedikit
dibandingkan dengan OS yang berbasis grafis. Namun keunggulan OS berbasis
grafis adalah tampilan pada layar monitor lebih menarik, sistem
pengoperasiannya semakin lebih mudah dipelajari (user friendly) karena dibantu
dengan gambar / icon, dan tampilannya dapat dimodifikasi sesuai keinginan si
pemakai. Tentu saja kelebihan-kelebihan tersebut harus “mengorbankan” sisi
lainnya, yaitu membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih banyak dan dalam
pengoperasiannya membutuhkan memory komputer yang lebih besar.
MS-DOS
dianggap sebagai standart dari sistem operasi pada computer mikro 16 bit.
Sebelum MS-DOS, untuk komputer mikro 8 bit, CP/M yang dianggap sebagai
standartnya. Gary kildall mengembangkan CP/M untuk microprocessor intel 8080.
Hampir semua computer mikro pada saat itu menggunakan microprosessor intel
8080, sehingga banyak dipilih sebagai sistem operasinya. CP/M sukses luar biasa
sampai IBM mengeluarkan produknya, yaitu IBM PC yang menggunakan microprossesor
intel 8086 dengan sistem operasi IBM PC-DOS.
DOS
dibagi menjadi 6, yakni :
1.
DR-DOS
Dibuat
oleh perusahaan digital research pada tahun 1988 dari Hasil transformasi CP/M
(control program/monitor). Digital Research didirikan oleh Gory Kildall
(1942-1994). Sistem operasi Ini digunakan sampai pada komputer pentium.
2.
PC-DOS
Dirancang
dan dibuat oleh perusahaan microsoft corp. namun dengan dikeluarkannya sistem
operasi windows, sistem operasi ini sudah jarang / tidak digunakan lagi saat
ini.
Sistem
PC-DOS:
o Ibmio.com, yaitu disk dan character
I/O system.
o Ibmdos.com, yaitu disk dan file
manager.
o Command.com, yaitu command processor,
shell primitif
3.
MS-DOS
Dirancang
dan dibuat oleh perusahaan microsoft corp. sistem operasi ini digunakan hingga
saat ini dan terus dikembangkan versinya sesuai dengan kebutuhan.
Sistem
operasi MS-DOS berisi:
o Imio.com, yaitu disk dan character I/O
system.
o Io.sys, yaitu disk dan file manager.
o Msdos.sys, yaitu command processor,
shell primitive.
4.
Novell Personal Netware
Merupakan
versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M
mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).
5.
Caldera DOS
Merupakan
versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.
6.
FreeDOS
Merupakan
versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembanganCaldera DOS, yang
dikembangkan oleh komunitas open source.
PERKEMBANGAN
DOS
IBM
dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS, di mana versi IBM yang
langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan “IBM PC-DOS” (singkatan
dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System).
Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang
dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya.
Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi
MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar
sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk
mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.
Microsoft,
ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang
salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada
perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama
MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan
lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang
telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOSnya, tapi Microsoft mulai
mencabut perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan
nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang
diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
MS-DOS
pun berkembang cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari
beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix, salah satu varian
sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft dan DR-DOS milik Digital
Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari
Symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk
Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (produk yang diadopsi seperti
Microsoft Anti-Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory
Manager) QEMM dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi
disk (atau disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak
produk yang diadopsi lainnya.
Ketika
Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel
80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang
disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam
modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2
tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan
Microsoft Windows NT. Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang
disebut dengan GEM, tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau
kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi
akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.
Sumber :
Dikutip :
6/3/2016

mantull
BalasHapuskaca pembesar lampu led